Kajati SulSel Gerakan Penanaman 12.500 Bibit Buah-Buahan Produktif Secara Serentak pada 63 Titik Lokasi di Wilayah Sulawesi Selatan

0


Makassar - Pada hari Rabu, tanggal 12 Juli 2023, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak, bersama dengan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah SulSel Ny. Friska Leo Simanjuntak, memimpin Gerakan Penanaman 12.500 Bibit Buah-buahan Produktif secara serentak pada 63 titik lokasi di seluruh Kabupaten/Kota Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-63 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini XXIII.


Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, S.Ip, MH, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya juga turut hadir dalam kegiatan penanaman bibit produktif tersebut. Acara ini diadakan di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, yang juga baru saja memperingati Hari Ulang Tahunnya.


Dalam sambutannya, Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam membangun komitmen bersama untuk menyelamatkan lingkungan dan mengatasi berbagai permasalahan yang timbul akibat aktivitas manusia. Ia menyoroti kondisi lingkungan yang saat ini tidak sehat dan meningkatnya frekuensi bencana hidrometerologi di berbagai wilayah, termasuk banjir dan tanah longsor di Bali yang menelan korban jiwa.


Leo Simanjuntak menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo telah menetapkan penanganan lingkungan, pencegahan perubahan iklim, dan penanggulangan bencana sebagai Program Prioritas Nasional. Dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, sektor kehutanan memegang peranan penting sebagai penyimpan karbon. Program Folu Net Sink 2030 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertujuan mencapai pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar minus 140 juta ton CO2e pada tahun 2030.


Sebanyak 12.500 bibit buah-buahan, seperti mangga, durian, sukun, dan pala, ditanam secara serentak di 63 lokasi. Setiap Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Selatan menerima 500 bibit, kecuali Kejaksaan Negeri Luwu Timur yang mendapatkan 1.500 bibit. Penanaman bibit produktif ini bertujuan untuk menanggulangi bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan emisi gas rumah kaca.


Kajati SulSel Leo Simanjuntak mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, swasta, dan pemerintah, untuk melakukan penanaman pohon atau bibit buah-buahan produktif. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah menyediakan bibit secara gratis serta kepada para pemilik lahan yang turut mendukung program penanaman ini.


Setelah penanaman bibit, Kajati SulSel Leo Simanjuntak melakukan dialog interaktif di seluruh 63 lokasi untuk memastikan semua tanaman telah ditanam dan mendengarkan respons masyarakat. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat, bahkan ada yang meminta tambahan bibit buah-buahan produktif. Dengan semangat "Mari berkarya dari Sulsel untuk Indonesia", Kajati SulSel Leo Simanjuntak berharap program penanaman ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)