Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja Lakukan Penyuluhan Hukum Anti Korupsi di SMK Negeri 3 Tana Toraja

0

 


Tana Toraja, 07 Agustus 2023 - Pada hari Senin pagi, tepatnya pukul 07.00 Wita, halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Tana Toraja menjadi saksi dari kegiatan penyuluhan hukum yang luar biasa. Erianto L. Paundanan, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri tersebut, melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan tema "Pendidikan Anti Korupsi."


Dalam kegiatan yang diikuti oleh sekitar 150 siswa dan siswi SMK Negeri 3 Tana Toraja ini, Erianto L. Paundanan, S.H., M.H., tidak hanya menjadi pembina upacara, tetapi juga memberikan pemaparan materi mengenai Pendidikan Anti Korupsi. Muhammad Akbar, S.H., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tana Toraja, serta Nasrullah Sa’pangallo, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Tana Toraja, juga turut hadir dalam acara ini.


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal tentang hukum, peran Kejaksaan, dan bahaya korupsi kepada para siswa dan siswi. Dengan pengenalan hukum dan penjelasan mengenai dampak buruk dari pelanggaran hukum, diharapkan generasi muda dapat lebih bijak dalam memilih pergaulan dan dapat menjadi penerus bangsa yang terpelajar, terdidik, dan bersih dari perilaku melanggar hukum.


"Dengan diadakannya kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, diharapkan dapat memperkaya pengetahuan siswa dan siswi terhadap hukum dan perundang-undangan serta mampu menjauhkan generasi muda dari perbuatan-perbuatan yang berkaitan dengan hukum. Kenali hukum dan jauhi hukuman," ungkap Erianto L. Paundanan, S.H., M.H.


Tanggapan positif pun datang dari pihak sekolah dan siswa-siswi yang hadir dalam acara tersebut. Nasrullah Sa’pangallo, S.Pd, M.Pd, Kepala SMK Negeri 3 Tana Toraja, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dari Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Tana Toraja. Ia juga sangat menyambut baik kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, dan berharap para siswa dan siswi dapat memahami dampak yang terjadi akibat korupsi.


Dengan adanya program ini, diharapkan generasi muda dapat lebih peka terhadap isu hukum dan korupsi, serta mampu mengambil keputusan yang benar dan bertanggung jawab. Ini adalah langkah yang penting dalam membangun generasi penerus yang lebih sadar hukum dan berintegritas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)