Tim Tabur Intelijen Kejati Sulsel Berhasil Mengamankan Buronan Terpidana Kasus Penyalahgunaan Farmasi

0


03 Agustus 2023 - Tim Tabur Ewako Adhyaksa Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Tim Tabur Kejari Takalar berhasil menangkap buronan atas nama terpidana Basse Dg Jinne Bin Lauddin Dg Toro (39 tahun) di wilayah dusun dengilau desa Sawakong Kecamata Galesong Selatan Kabupaten Takalar pada hari Kamis, pukul 7.15 WITA.


Basse Dg Jinne Bin Lauddin Dg Toro merupakan terpidana dalam kasus tindak pidana "mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar", yang melanggar Pasal 196 Subs Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Pihak berwenang menganggap penting untuk segera menangkapnya karena putusan pengadilan telah memperoleh kekuatan hukum tetap pada 23 Mei 2023.


Sebelum dilakukan penangkapan, Tim Tabur melakukan kegiatan surveilans selama 6 hari 6 malam untuk memastikan keberadaan Basse Dg Jinne Bin Lauddin Dg Toro dan tempat persembunyiannya. Setelah memastikan keberadaan buronan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH. MH., memerintahkan operasi intelijen dengan Surat Perintah Operasi Intelijen Nomor Sprint-Ops: 47/P.4/Dti.2/07/2023 tanggal 28 Juli 2023.


Penangkapan berhasil dilakukan pada pukul 7.15 WITA di dusun dengilau desa Sawakong, dan Basse Dg Jinne Bin Lauddin Dg Toro kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Di sana, buronan tersebut diserahkan kepada Tim Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Takalar.


Kajati SulSel Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH. MH., mengungkapkan keberhasilan ini dan meminta seluruh jajaran untuk terus memonitor dan segera menangkap buronan lainnya guna menjamin kepastian hukum. Beliau juga menghimbau kepada seluruh buronan yang telah ditetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang) oleh Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas perbuatannya, karena "tidak ada tempat yang aman bagi para buronan".


Kasus ini menandai keberhasilan Tim Tabur Ewako Adhyaksa Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam memberantas tindak pidana terkait pengedaran sediaan farmasi ilegal. Masyarakat diharapkan untuk tetap melaporkan informasi terkait kegiatan ilegal sejenis agar keadilan dapat ditegakkan dan masyarakat mendapatkan perlindungan dari bahaya obat-obatan ilegal yang beredar.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)