3 Pemuda dari Luwu dan Palopo Edarkan Narkoba di Tana Toraja

0

 


MAKALE - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tana Toraja amankan 3 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Ketiganya pemuda yang berasal dari Luwu dan Palopo ini disebutkan mengedarkan narkoba di Tana Toraja.

Pengungkapan tersebut berawal dari penangkapan U alias K (20), pengangguran asal Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Kasat Narkoba Polres Tana Toraja, AKP Nurtjahyana Amir, mengatakan bahwa saat melaksanakan razia di jalan Pongtiku Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, pihaknya melihat pengendara roda dua dengan gerak gerik mencurigakan.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu buah saset berisikan narkotika jenis sabu.

U disebut akan mengantar barang haram untuk dijajakan di Kabupaten Tana Toraja

"Terduga pelaku ini kami bawa ke kantor (Mapolres) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Setelah petugas melakukan serangkaian pemeriksaan dan menimbang barang bukti tersebut, diketahui memiliki berat 0,22 gram.

Petugas lalu memeriksa ponsel milik U dan menemukan obrolan di WhatsApp yang mencurigakan.

"Dari penelusuran, ada obrolan yang mencurigakan, termasuk fakta jika barang bukti yang kami dapatkan dari terduga pelaku tidak sesuai dengan isi obrolan tersebut," ucap Nurtjahyana.

Petugas kembali mengintrogasi U dan mengakui jika sebagian barang haram tersebut dibawa rekannya yang lainnya.

"Dari keterangan itu, petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan kembali mengamankan dua orang rekannya," tambahnya.

Kedua pelaku ini adalah AT alias T (27), pekerjaan swasta asal Salubulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, bersama rekannya inisial DRP alias D (17), pengangguran beralamat Ulo-Ulo, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu.

Dari tangan dua pelaku ini, polisi mengamankan satu buah saset berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,38 gram.

Saat ini ketiga terduga pelaku telah diamankan di Ruang Sat Resnarkoba Polres Tana Toraja bersama barang bukti berupa dua buah saset berisikan Narkotika jenis sabu, tiga buah handphone, dan dua unit sepeda motor yang digunakan terduga pelaku.

"Terhadap ketiga pelaku saat ini kami telah amankan dengan menerapkan Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 14 tahun penjara," tutup Nurtjahyana.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)